Puisi asmara

Terpasung etika

Langitku memerah muda
Pasca hatiku terpikat kecantikanmu
Dan diamku semakin menyesak dalam dada
Karna rindu yang makin memburu

Bisikan malam merambah sunyi hatiku
Dan membius nafasku dengan aroma bidadari
Kau cantik mawarku
Namun telah terikat kuat dan kusadari

Pagi ku memerah muda
Pasca runtuhnya pilar kekokohan norma
Yang tertanam sekian lama
Dari cerahnya hari hingga langit magenta

Aku adalah angan yang mengembara
Yang merindu dari hulu ke hilir
Untuk melepaskan sejenak tentang etika
Dan menyatu dan tepisah laksana air

Dari terang dan meredupnya hari
Tak bisa kupungkiri lagi
Aku telah jatuh hati
Karna dirimu aku merasa berarti

By.adreng

READMORE
 

Puisi cinta terlarang

Cinta terlarang

Hati terbius sepi
Dalam hambar pagiku yang masih gelap
Kulihat wajah cantik itu dan aku terpana
Oleh cinta yang tak mampu kuselami arahnya

Dalam wajar kusapa dirimu
Dan tangan terbuka kudapatkan
Yang senyumnya ramah,dalam pose indah
Maka ku beri setangkai mawar

Hari kian berganti aku hanya berharap
Akan sapamu menganggap...
Kunyatakan rasaku dan kau ijinkan menyentuh hatimu
Meski kau tak lagi sendiri...

Kukenali kamu begitu singkat
Seperti sudah kukenal sebelumnya...
Hatiku makin terpikat
Saat kita berjumpa dan saling bertatap mata

Sungguh aku dibuai..tuturmu
Dan sentuh manjamu buatku dimabuk cinta

Mengapakah ini terjadi sayangku..
Cinta yang tak bisa bersatu
Hati yang membara karna rindu
Hanya mampu terpaku diam dalam sendu

Hari hari ku sadari hanya menelan kebodohanku sendiri
Maafkanlah cintaku jika logika berkata harus diakhiri
Karna musim penghujan datang...
Dan gairah ini makin meradang..

Biarlah rasa getir dari gelora asmara ku terima
Demi kebaikanmu dan juga antara kita
Hiruplah nafas sejuk esok hari
Katakanlah semalam kamu hanya bermimpi

                 By. Adreng

READMORE