Pendapat Tentang Tempat Ibadah

Semestinya Tempat ibadah adalah tempat yang hening tenang untuk bermeditasi pada Sang Pencipta, Selain tenang itu baik untuk yang sedang berdoa juga tidak mengganggu ketenangan orang lain yang belum tentu memiliki Iman yang sama. aku mengamati dan mempelajari agama agama besar yang dianut umat manusia dimuka bumi betapa menyenangkannya andai setiap umat beragama mampu bertenggang rasa pada penganut iman yang berbeda ,...

Ini adalah Bulan suci menurut anggapan mereka,bulan yang penuh berkah....namun bagiku adalah satu bulan terburuk dari setiap tahun yang harus aku derita....mereka tidak puas dengan 5 kali dalam 24 jam menebar kebisingan pendengaran dengan pengeras suara yang bisa dikatakan tidak bermutu untuk katagori pengeras suara baik, yang dipakai mereka adalah pengeras suara yang cocoknya untuk demonstrasi jalanan..sebagai bentuk pemaksaan kehendak yang tak perduli suara itu memekakan telinga....aku berfikir sejenak "pastilah para penganutnya bukan orang orang yang berjiwa seni suara, telinga mereka adalah telinga telinga jenis bebal dan tidak memiliki selera yang bagus dalam hal kenikmatan pendengaran" juga kemungkinan para penganutnya adalah tipikal orang yang suka memaksakan kehendak (mau tidak mau harus didengar....gak perduli itu seperti polusi pendengaran,..orang orang seperti ini bukan karakter yang layak untuk hidup dalam keaneka ragaman pola pikir dan pandangan , jika diprotes maka akan dianggap setan,murtad,jahanam dll karena tidak menyukai suara yang diklaim sebagai suara dari Tuhan......) , dan masih banyak lagi kebisingan kebisingan dibulan ini yang sebagai tambahan karna bulan yang dianggap penuh berkah......jadi setelah masa bulah itu berakhir aku mengucapkan selamat pada mereka yang merasa telah menang pada hari yang disebut hari kemenangan...., sesungguhnya ucapan ku itu bukan ucapan untuk kemenangan mereka tapi untuk ucapan selamat karna kebisingan dari tempat ibadahnya sedikit berkurang,...

Belum lagi tindakan yang dilakukan pada kedai makanan,minuman, serta tempat hiburan dimana banyak orang yang harus mencari nafkah disana mereka larang...... ,lantas bagaimana harus menghadapi tuntutan kebutuhan untuk keluarga.....? bekerja halal masih saja terganggu....oleh tangan tangan yang merasa menjalankan perintah agama dengan benar    oh Sang Penguasa alam semesta  inikah Ibadah..., inikah yang disebut Bulan penuh berkah..., Rahmat.....ampunan....setan dibelenggu....,...ibadah menahan lapar mereka hanya justru menciptakan kelaparan kelaparan lain...orang yang tidak seiman..., kelaparan bagi anak anak yang orang tuanya bekerja ditempat hiburan dan tempat makan.....  ,  ini adalah bentuk pelanggaran HAK ASASI MANUSIA......

jadi aku akan memberikan selamat pada hari kemenangan mereka......  karna hari itu Belenggu Hak Asasi manusia ....agak berkurang....   yang masih adalah POLUSI PENDENGARAN dari hari ke hari........
 

Membela Diri